Selasa, 14 April 2020

Sistem Ekonomi Pasar di Indonesia

SISTEM PEREKONOMIAN PASAR DI INDONESIA
SISTEM PEREKONOMIAN 
Sistem perekonomian adalah sistem yang digunakan oleh suatu negara untuk mengalokasikan sumber daya yang dimilikinya baik kepada individu maupun organisasi di negara tersebut. Perbedaan mendasar antara sebuah sistem ekonomi dengan sistem ekonomi lainnya adalah bagaimana cara sistem itu mengatur faktor produksinya. Dalam beberapa sistem, seorang individu boleh memiliki semua faktor produksi. Sementara dalam sistem lainnya, semua faktor tersebut di pegang oleh pemerintah. Kebanyakan sistem ekonomi di dunia berada di antara dua sistem ekstrem tersebut.

JENIS-JENIS SISTEM EKONOMI

1.       Sistem Ekonomi Tradisional
Sistem ekonomi tradisional yaitu sebuah sistem ekonomi dalam organisasi kehidupan ekonomi yang berdasarkan kebiasaan, tradisi masyarakat secara turun-temurun yang masih mengandalkan faktor produksi apa adanya.

2.       Sistem Ekonomi Terpusat/Komando (Sosialis)
Sistem ekonomi terpusat ialah suatu sistem ekonomi yang di mana pemerintah mempunyai kekuasaan yang dominan pada suatu pengaturan kegiatan ekonomi. Penguasaan nya dilakukan melalui suatu pembatasan-pembatasan terhadap suatu kegiatan ekonomi yang dikerjakan oleh anggota masyarakat. Negara yang menganut sistem ekonomi terpusat ini yaitu antara lain: Rusia, RRC, dan negara-negara Eropa Timur (bekas negara Uni Soviet).

3.        Sistem Ekonomi Liberal (Kapitalis)
Sistem ekonomi liberal yaitu suatu sistem ekonomi yang berdasarkan kebebasan seluas-luasnya bagi semua masyarakat dalam kegiatan perekonomian tanpa adanya campur tangan daripada pemerintah. Suatu kondisi yang dimana pemerintah benar-benar lepas tangan dalam pengambilan suatu keputusan ekonomi dalam istilah ekonomi disebut dengan laissez-faire. Negara-negara yang menganut sistem ekonomi liberal yaitu antara lain: Amerika Serikat, Inggris, Perancis, Belgia, Irlandia, Swiss, Kanada, dan Indonesia {yang|dengan} pernah menganut sistem ekonomi liberal pada tahun 1950-an.
4.       Sistem Ekonomi Campuran
Sistem ekonomi campuran yaitu suatu sistem ekonomi yang di satu sisi sih pemerintah memberikan kebebasan kepada masyarakat dalam berusaha melakukan suatu kegiatan ekonomi, akan tetapi disisi lain pemerintah mempunyai campur tangan dalam perekonomian dengan tujuan untuk menghindari penguasaan secara penuh dari segolongan masyarakat pada sumber daya ekonomi.

5.       Sistem Ekonomi Pancasila
Sistem ekonomi Pancasila yaitu sistem ekonomi yang didasari dari jiwa ideologi Pancasila yang dalamnya terdapat makna demokrasi ekonomi yakni suatu kegiatan ekonomi yang berdasarkan usaha bersama dengan asas kekeluargaan dan kegotong royongan dari, oleh, dan untuk rakyat dalam bimbingan dan pengawasan pemerintah.
                                                                            
SISTEM EKONOMI DI INDONESIA
Indonesia menerapkan sistem ekonomi pancasila yang didasari dari jiwa ideologi pancasila yang terdapat makna demokrasi ekonomi.

Beberapa karakteristik sistem ekonomi yang berdasar pada ideologi bangsa sudah disebutkan sebelumnya. Berikut ini beberapa karakteristik lain dari sistem ekonomi ini:

1.        ekonomi dilakukan melalui musyawarah yang dilakukan oleh perwakilan rakyat.
2.       Hak milik perseorangan diakui oleh negara selama tidak bertentangan dengan kepentingan umum.
3.        Daya kreasi ekonomi masyarakat diakui oleh negara selama tidak merugikan kepentingan umum.
4.       Fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara.

Dari seluruh karakteristiknya, sistem ekonomi ini mengedepankan kebersamaan dan kekeluargaan. Rakyat mendapatkan perlindungan dan pengakuan dari negara.

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN SISTEM EKONOMI PANCASILA

                        
Kelebihan:

1.       Pengelolaan ekonomi merupakan suatu usaha bersama untuk mencapai kemakmuran bersama.
2.       Perekonomian nasional dilaksanakan demi kesejahteraan rakyat.
3.       Inovasi dan kreativitas individu dikembangkan tanpa melanggar kepentingan umum.

Kekurangan:

1.       Daya kreasi dan inovasi masyarakat bisa mati karena negara mendominasi perekonomian.
2.       Pengambilan keputusan ekonomi yang lambat karena harus menyesuaikan dengan kepentingan bersama.
3.       Proses perekonomian menjadi tidak efisien karena proses demokrasi yang cenderung lama.

sumber:
https://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_perekonomian
https://www.gurupendidikan.co.id/pengertian-sistem-ekonomi/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar